Program pengolah
angka [microsoft excel]
Program
pengolah angka adalah program yang digunakan untuk mengelolah data berupa
angka, tetapi program ini lebih dari sekedar kakulator. Program pengolah angka
angka sering digunakan untuk mengelolah data keuangan karena program ini mampu
memperbaharui hitungan pada seluruh sel yang ada dilembaran begitu satu sel
diubah nilainya. Program pengolah angka juga mampu untuk melakukan pengolahan
laporan (jurnal atau keuangan), pembukuan, perhitungan statistik, atau kegiatan
lainya yang berkaitan dengan angka.
Tampilan
antar muka program pengolah angka mensimulasikan suatu lembar kerja. Program
pngolah angka menampilkan sejumlah sel yang secara kesatuan membentuk grid yang
terdiri dari kolom dan baris. Setiap sel dapat berisi huruf teks atau angka.
Sel tersebut dapat juga berisi rumus yang mengidentifikasi suatu perhitugan
mate,atis berasarkan isi sel lain atau kombinasi dari banyak sel yang dapat
perbaharui setiap waktu.
Menggunakan fungsi
dalam mengelolah data
Fungsi matematika dan
trigonometri
1.
Fungsi SUM
digunakan untuk menjumlahkan data pada
beberapa sel atau range, bentuk penuisan fungsi SUM adalah :
=SUM(number1,number2,...)
Contoh
=SUM(A1:A10)
Artinya
penjumlahan data yang ada pada range A1:A10
=SUM(A!,A10)
Artiya
penjumlahn data yang ada pada sel A! Dengan A10
2.
Fungsi ABS
digunakan untuk menentukan nilai absolut dari sebuah bilanganatau rumus. Bentuk
penulisanya adalah :
=ABS(X)X
adalah nilai numerik atau alamat sel
Contoh
: =ABS(-24) hasilnya 24
3.
Funsi INT
Untuk
membulatkan bilangan pecahan atau desimal dengan membulatkan ke bawah, ke
bilangan bulat terdekat. Bentk penulisanya adalah :
=INK(X)
X adalah bilangan numerik atau alamat sel
Contoh : =INT(B3)
artinya
: pembulatan data yang ada pada sel B
=INT(4.657)
hasilnya 4
4.
Fungsi ROUND
Fungsi
RAUND digunakan untuk membulatkan suatu bilangan, bentuk penulisanya adalah :
=ROUND(X;Y)
X
adalah bilanngan pecahan atau desimal yang akan dibulatkan
Y
adalah jumlah digit dibelakang tanda koma.
Contoh:
=ROUND(3,772273;2) HASILNYA 3,77
5.
Fungsi ROUNDUP
Fungsi
ROUNDUP digunakan untuk menentukan pembulatan bilangan ke atas.
Bentuk
penulisanya :
=ROUNDUP(X;Y)
Contoh
: =ROUNDUP(13,232;2) HASILNYA 13,24
6.
Fungsi MOD
Fungsi
MOD digunakan untuk menentukan sisa dari sebuah operasi pembagian.
Bentuk
penulisanya adalah
=MOD(number;divisor)
Contoh:
=MOD(103;3) hasilnya 1
Artinya:
sisa dari 10 dibagi 3 adalah 1
7.
Fungsi statistik
Ø Fungsi
MIN
Fungsi MIN digunakan untukmenentukan
nilai terendah dari data numerik.
Bentuk pennulisanya adalah:
=MIN(X)
X adalah alat sel atau range
Ø Fungsi
MAX
Fungsi MAX digunakn untuk menentukan
nilai terendah dari data numerik.
Bentuk penulisanya adalah
=MAX(X)
Ø Fungsi
COUNT
Fungsi COUNT digunakan untuk menghitung
banyak data. Bentuk penulisanya adalah :
=COUNT(value1;value2;...)
Ø Fungsi
AVERAGE
Fungsi AVERAGE digunakn untuk menghitung
rata-rata pada sejumlah data.
Bentuk penulisan adalah:
=AVERAGE(number1,number2,...)
Argumen pada fungsi AVERAGE dapat berupa
deret bilangan (maksimal 30 bilangan), range, atau referensi sel. Fungsi
AVERAGE mengabaikan nilai logika, nilai teks, atau sel kosog
8.
Fungsi logika
Ø Fungsi
IF
Ø Fungsi
IF digunakan untuk menjalankan sesuatu tindakan dengan membandingkan suatu
kondisi. Diman tindakan tersebut akan dilaksanakan, jika kondisi bernilai benar
dan jika bernilai salah, maka tindakan tersebut dilaksanakan. Bentuk
penulisanya adalah :
=IF(logical_test;value_if_true;value_if_false)
Contoh
=IF(A1>65,”LULUS”,”TIDAKLULUS”)
Ø Fungsi
OR
Fungsi OR digunakan untuk memberikan
nilai logika benar jika salah satu kondisi bernilai salah. Bentuk penulisaya
OR(logical1;logical2;...)
Ø FungsiAND
Ø Fungsi
AND digunakan untuk menghasilkan nilai logika benar/TRUE, jika semua kondisi
benrnilai benra. Bentuk penulisanya:
=AND(logical1;logical2;...)
Ø Fungsi
NOT
Fungsi NOT digunakanuntuk memberikan
nilai kebalikan dari kondisi logika yang diuji. Bentuk penulisanya adalah:
=NOT(logical)
9.
Fungsi string
Ø Fungsi
LEFT
Fungsi LEFT yaitu Fungsi yang mengambil
beberapa huruf (n karakter) dari posisis sebelah kiri teks.
Contoh =LEFT(privat;3) hasilnya pri
Ø Fungsi
RIGHT
Fungsi RIGHT digunakan untuk mengambil
beberapa huruf (n karakter) dari posisi sebelah kanan teks.
Contoh =RIGHT(master;3) hasilnya ter
Ø Fungsi
MID
Fungsi MID digunakan untuk mengambil
karakter dari posisi X sebanyak n karakter.
Contoh: =MID(rasmunssen;3;3) hasilnya smu
10.
Funsi pembacaan
tabel
Ø Fungsi
HLOOKUP
Fungsi HLOOKUP digunakan untuk membaca
tabel secara horizontal
Bentuk penulisanya:
=HLOOKUP(Lookup_value,Table_array,Row_Index_num,Range_lookup)
Ø Fungsi
VLOOKUP
Fungsi VLOOKUP digunakan untuk membaca
tabel secara vertikal.
bentuk penulisanya:
=VLOOKUP(Lookup_value,Table_array,Row_Index_num,Range_lookup)